16 Agustus 2018 02:04 wib
  • teknologi

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS Ar Rum (30) : 41-42)

Didasari oleh pengetahuan Mahasiswa Pend. Biologi UIN-SU tentang keterkaitan antara fakta kerusakan alam yang semakin memperparah kondisi Bumi saat ini dengan adanya Peringatan dari Al-Qur'an jauh sebelum teknologi-teknologi sekarang ditemukan.

Bekerja sama dengan Marine Buddies  mempromosikan Hidup ramah lingkungan (Sustainable living) adalah gaya hidup yang mencoba untuk mengurangi penggunaan SDA dan harta pribadi yang dilakukan oleh pribadi maupun masyarakat. Pelaku gaya hidup hidup ramah lingkungan sering mencoba untuk mengurangi jejak karbon yang mereka hasilkan dengan mengubah moda transportasi, konsumsi energi, dan konsumsi makanan. Para pendukung gaya hidup ramah lingkungan bermaksud untuk menjalani kehidupan mereka dengan cara yang konsisten dengan keberlanjutan, keseimbangan alam dan menghargai hubungan simbiosis antara manusia dengan ekologi dan siklus alam. https://id.wikipedia.org/wiki/Hidup_ramah_lingkungan

Diharapkan Marine Buddies bersama dengan Mahasiswa Pend. Biologi menjadi agen Suistinable living untuk menyelamatkan kondisi Bumi terutama lingkungan sekitar kita dari kerusakan lingkungan yang tidak lain kerusakan itu disebabkan oleh manusia itu sendiri.

Maka jika bukan sekarang dan bukan oleh kita serta bukan dari diri sendiri yang memulainya, maka siapa lagi.
Seperti Firman ALLAH SWT
“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS : Ar-Ra’d (13):11).