Medan – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan bertajuk “School Recovery Plan Pasca Bencana Banjir November 2025”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7-8 April 2026 di dua sekolah atau madrasah, yakni MIN Barus dan MTsN 1 Barus, Kabupaten Barus, Tapanuli Tengah.


Kegiatan ini merupakan respons nyata atas bencana banjir yang melanda wilayah Barus pada November 2025 lalu, yang berdampak pada proses pembelajaran, sarana prasarana sekolah, serta kondisi psikologis peserta didik. Melalui program ini, tim pengabdian masyarakat FITK UINSU hadir untuk membantu pemulihan lingkungan sekolah sekaligus menguatkan kembali semangat belajar siswa. Rangkaian kegiatan pengabdian meliputi sosialisasi pendampingan penyusunan rencana pemulihan sekolah (school recovery plan), penyerahan plakat dan juga bantuan berupa alat tulis serta kegiatan trauma healing bagi siswa.
Kegiatan yang berlangsung di ruang guru MIN 1 Barus diawali dengan sosialisasi School Recovery Plan bersama para guru sebagai upaya strategis dalam memulihkan proses pembelajaran pascabencana banjir. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta langkah-langkah konkret dalam menghadapi kondisi darurat pendidikan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan plakat serta bantuan berupa alat tulis kepada siswa MIN 1 Barus yang terdampak banjir, guna membantu memenuhi kebutuhan belajar mereka dan memotivasi semangat untuk kembali bersekolah.



Kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan di lapangan melalui sesi pemberian motivasi kepada para siswa yang terdampak banjir. Dalam kegiatan ini disampaikan bahwa musibah banjir yang mereka alami merupakan sebuah ujian, namun di balik ujian tersebut terdapat hikmah sebagai tanda bahwa Allah SWT akan mengangkat derajat hamba-Nya, sebagaimana siswa yang harus melalui ujian untuk dapat naik kelas atau melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Pesan motivasi ini bertujuan agar siswa tidak larut dalam kesedihan dan tetap memiliki semangat untuk bangkit serta melanjutkan aktivitas belajar. Untuk menambah keceriaan, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan (games) yang interaktif, serta penyerahan hadiah kepada siswa yang berpartisipasi, sehingga tercipta suasana yang menyenangkan dan penuh semangat.





Kehadiran tim pengabdian disambut hangat oleh pihak madrasah. Para guru dan tenaga kependidikan merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini, terutama dalam menyusun langkah-langkah pemulihan yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadapi situasi darurat pendidikan.
“Kegiatan pengabdian ini menjadi wujud nyata kepedulian kami terhadap dunia pendidikan, khususnya di daerah yang terdampak bencana. Melalui program school recovery plan ini, kami berupaya membantu sekolah tidak hanya dalam pemulihan sarana, tetapi juga dalam menguatkan kembali proses pembelajaran dan kondisi psikologis siswa. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kembali semangat belajar di lingkungan madrasah.” Ungkap Ibu Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti, M.Pd. Sekretaris Prodi Tadris Biologi yang merupakan anggota tim pengabdian masyarakat FITK UINSU.


Melalui kegiatan ini, FITK UINSU tidak hanya menjalankan salah satu tri dharma perguruan tinggi, tetapi juga menegaskan perannya sebagai institusi yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Program School Recovery Plan diharapkan dapat mempercepat pemulihan proses pembelajaran di MIN dan MTsN 1 Barus, serta menjadi model pengabdian yang dapat diterapkan di daerah lain yang mengalami kondisi serupa.
FITK UINSU berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, sehingga keberadaan perguruan tinggi benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas.
