Medan, 20 Mei 2026. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara kembali menorehkan kebanggaan melalui prestasi membanggakan yang diraih oleh salah satu mahasiswinya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Nurtan May Hwardah Munthe, mahasiswi angkatan 2025 Program Studi Tadris Biologi, yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya pada cabang Kaligrafi Mushaf kategori putri. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Tadris Biologi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi dalam bidang seni dan syiar Islam.
Ketua Program Studi Tadris Biologi, Kartika Manalu, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh mahasiswi tersebut. “Kami mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih oleh Nurtan May Hwardah Munthe. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat untuk terus berkembang. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.
Nurtan May Hwardah Munthe juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan dan pencapaian yang diperolehnya dalam ajang MTQ tersebut. “Saya sangat bersyukur atas pengalaman dan prestasi ini. Dukungan dari keluarga, teman-teman, dan program studi menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang kaligrafi,” ungkapnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Program Studi Tadris Biologi FITK UINSU senantiasa mendukung pengembangan bakat dan minat mahasiswa melalui berbagai kegiatan yang positif dan membangun karakter islami.
Selamat dan semoga sukses kepada Nurtan May Hwardah Munthe atas prestasi yang membanggakan. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan serta terus menginspirasi banyak orang melalui karya dan prestasinya.
