Medan, 6 Desember 2025. Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh sivitas akademika. Dosen Program Studi Tadris Biologi turut ambil bagian sebagai relawan dalam aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di Aceh Tamiang tepatnya di Desa Juar, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satu relawan yang terlibat adalah Dr. Zulfiana Herni, M.A., salah satu dosen Prodi Tadris Biologi, yang ikut langsung dalam penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana.
Prosesi pelepasan bantuan logistik bagi korban bencana alam berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Acara tersebut diawali dengan doa keselamatan yang dipimpin oleh Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Ikhwaniah, Ustadz Muhammad Taufiq, serta disaksikan oleh para pengurus masjid. Pelepasan bantuan dilaksanakan di halaman Masjid Ikhwaniah, Jalan Tuamang, Medan, pada Sabtu 6 Desember 2025.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar masyarakat terdampak, seperti sembako, pakaian layak pakai, air bersih, serta berbagai perlengkapan penunjang lainnya. Seluruh bantuan tersebut ditujukan kepada warga Desa Juar, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, yang mengalami dampak cukup parah akibat bencana longsor dan banjir.

Kondisi wilayah terdampak bencana hingga saat ini masih jauh dari kata pulih. Sejumlah kawasan permukiman warga tampak rusak parah, dengan sisa-sisa bangunan yang runtuh akibat banjir dan longsor. Situasi tersebut tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga duka mendalam bagi masyarakat. Lebih memprihatinkan lagi, masih terdapat warga yang belum menerima bantuan secara merata, baik dari pemerintah setempat maupun dari berbagai lembaga kemanusiaan.
“Kami hadir bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga membawa kepedulian dan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Banyak warga yang masih membutuhkan uluran tangan.”
— Dr. Zulfiana Herni, M.A.
Keterlibatan dosen sebagai relawan dalam penanganan bencana banjir bandang di Aceh Tamiang berkontribusi pada pencapaian SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui dukungan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan kondisi psikososial masyarakat terdampak, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak dalam aksi kemanusiaan.
Keterlibatan Dr. Zulfiana Herni, M.A. sebagai relawan menjadi wujud nyata kepedulian dosen tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus menggerakkan lebih banyak pihak untuk turut membantu pemulihan pascabencana.
