Mahasiswi Tadris Biologi FITK UIN Sumatera Utara Sukses Menjadi Project Leader dalam kegiatan International Youth Goals #5 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand.

Medan, 13 April 2026. Niea Zahara Phonna, mahasiswi Program Studi Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional melalui partisipasinya dalam kegiatan International Youth Goals #5 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 6 – 9 April 2026 dengan mengusung tema “Youth as Architects of Change: Taking Action Today to Design and Realize a Just and Sustainable Future for All”. Kegiatan ini mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang adil dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Niea dipercaya sebagai project leader terpilih yang memimpin 20 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia. Para delegasi berasal dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari tingkat SMA hingga jenjang S1, S2, dan S3. Peran ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan koordinasi yang dimiliki oleh mahasiswa Tadris Biologi FITK UINSU di level global.

Selama pelaksanaan program, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan kolaboratif. Salah satunya adalah kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok untuk memperoleh wawasan tentang sistem pendidikan, budaya, serta kondisi sosial masyarakat Indonesia di Thailand. Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut hangat oleh Atase Pendidikan KBRI Bangkok, yaitu Chyti Daniela Anuar.

Seluruh Delegasi foto bersama di kedutaan besar republik Indonesia di Bangkok, Thailand

Selain itu, delegasi juga berkesempatan mengunjungi Chulalongkorn University, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Thailand. Kegiatan ini diisi dengan eksplorasi akademik di beberapa fakultas, seperti teknik, hukum, pendidikan, serta ekonomi dan bisnis, yang memberikan gambaran tentang sistem pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Kunjungan seluruh Delegasi ke Chulalongkorn University
Kunjungan ke Wat Arun, Destinasi ikonik di Bangkok

Tidak hanya kunjungan institusi, kegiatan International Youth Goals #5 juga diisi dengan focus diskusi kelompok (FGD), presentasi proyek, serta seminar talkshow. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai negara, termasuk perwakilan dari Myanmar serta mahasiswa pascasarjana dari Thammasat University. Diskusi yang berlangsung menjadi ruang bertukar gagasan dan memperluas perspektif global para peserta.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD)
Niea Sebagai Project Leader pada saat Kegiatan

Sebagai bagian dari pengalaman lintas budaya, peserta juga mengikuti kegiatan eksplorasi ke sejumlah destinasi ikonik di Bangkok, seperti ICONSIAM, Wat Arun, Jodd Fairs, dan Asiatique The Riverfront. Kegiatan ini turut memperkaya pengalaman budaya dan mempererat hubungan antar delegasi.

Kegiatan yang diikuti oleh Niea Zahara Phonna dalam International Youth Goals #5 mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek yang berhubungan dengan pendidikan, kolaborasi global, dan peran generasi muda. Berikut aspek-aspek yang relevan:

1. SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
Kegiatan kunjungan ke Chulalongkorn University serta diskusi akademik dan seminar internasional menunjukkan upaya peningkatan wawasan, pertukaran ilmu, dan pengalaman belajar lintas negara. Ini sejalan dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berdaya saing global.

2. SDGs 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)
Keterlibatan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia serta interaksi dengan peserta internasional (Myanmar dan mahasiswa Thammasat University) mencerminkan kolaborasi global. Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok juga memperkuat jejaring kemitraan antarnegara.

“Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk belajar langsung di lingkungan internasional. Tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga melatih kepemimpinan dan kemampuan berkolaborasi dengan delegasi dari berbagai latar belakang.” ungkap Niea, selaku project leader dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Ketua Prodi Tadris Biologi Kartika Manalu, M.Pd juga menyampakan dukungan dan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Niea. “Kami sangat bangga atas capaian yang diraih oleh Niea Zahara Phonna. Keikutsertaannya dalam forum internasional ini menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Biologi FITK UIN Sumatera Utara memiliki kapasitas dan daya saing global. Kami berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang, berani mengambil peluang, dan berkontribusi dalam isu-isu global, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.”

Partisipasi Niea Zahara Phonna dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Program Studi Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan mampu bersaing sekaligus berkontribusi secara aktif di tingkat internasional. Keterlibatannya sebagai project leader tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga menunjukkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, serta kepekaan terhadap isu-isu global yang menjadi perhatian dunia saat ini. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan berwawasan global. Lebih dari itu, capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mengambil peluang di forum internasional, serta memperluas jejaring kolaborasi demi mendukung penguatan kompetensi dan daya saing lulusan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *