Medan, 28 Februari 2026. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dengan mengusung tema “Pelatihan Pemanfaatan Quizizz dan Kahoot sebagai Media Evaluasi Digital untuk Penguatan Kompetensi Guru Abad 21.”
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2025 di MAS Al Asy’ariyah Medan Krio dan diikuti oleh 27 guru Madrasah Aliyah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dalam merancang evaluasi pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

Sambutan dan Harapan Kolaboratif
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala MAS Al Asy’ariyah Medan Krio, Bapak Ngasto, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kontribusi akademik dari Prodi Tadris Biologi FITK UINSU.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat membantu guru dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Evaluasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Semoga pelatihan ini dapat langsung diterapkan di kelas,” ujar Ngasto, M.Pd.
Sementara itu, perwakilan tim dosen Prodi Tadris Biologi, Ibu Humairoh Asy’ary, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik kami. Kami berharap guru-guru dapat memanfaatkan platform digital sebagai sarana evaluasi yang lebih menarik, efektif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa,” ungkapnya.
Materi dan Praktik Langsung Penggunaan Platform
Pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Nina Miza Adlini, M.Pd yang menjelaskan urgensi penguatan kompetensi guru abad 21, khususnya dalam aspek literasi digital, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penjelasan tentang kelebihan dan kekurangan platform Quizziz dan Kahoot juga dijelaskan dengan rinci dan menarik oleh narasumber.

Setelah sesi materi selesai, dilanjutkan dengan kegiatan ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa. Kegiatan berlanjut pada praktik langsung pembuatan dan penggunaan platform evaluasi digital. Nailas Sa’idah, mahasiswa Tadris Biologi semester 6, memandu peserta dalam membuat kuis interaktif menggunakan Quizizz. Peserta diajak mulai dari tahap pembuatan akun, penyusunan soal, hingga cara membagikan kuis kepada siswa. Peserta sangat tertarik selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut tampak pada antusiasme peserta dalam bertanya dan mencoba menjadi siswa untuk menjawab kuis yang sudah dibuat.
Selanjutnya, penjelasan teknis penggunaan Kahoot! disampaikan oleh Lutfiyah Nayla Hadeliyah dan Lastri Kusuma Daulay, mahasiswa semester 4. Dengan pendampingan tim dosen, para peserta mempraktikkan secara langsung pembuatan kuis berbasis permainan yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam proses evaluasi pembelajaran.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para guru terlihat aktif bertanya, mencoba fitur-fitur yang tersedia, serta berdiskusi mengenai strategi penerapan di kelas masing-masing. Salah satu peserta menyampaikan kesannya bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang tidak monoton.

Antusiasme dan Dampak Positif
Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Banyak guru yang mengaku baru pertama kali mencoba langsung kedua platform tersebut secara mendalam.Melalui kegiatan ini, diharapkan guru-guru Madrasah Aliyah mampu mengimplementasikan evaluasi berbasis digital yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa.
Kegiatan pelatihan ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yaitu pada aspek SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena berfokus pada peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran dan juga berkontribusi terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) sebagai bagian dari transformasi pendidikan berbasis digital.
Kegiatan pengabdian ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan menengah dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kolaborasi dosen dan mahasiswa Tadris Biologi FITK UINSU menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan dapat tumbuh melalui kerja sama, kepedulian, dan semangat berbagi ilmu.

