Medan, 3 Juni 2026. Program Studi Tadris Biologi FITK UIN Sumatera Utara kembali akan menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Sesi Kuliah Tamu Praktisi pada Mata Kuliah Etnobiologi yang mengangkat kekayaan pengetahuan lokal masyarakat Karo dalam pemanfaatan tanaman obat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Abdul Rasyid Fakhrun Gani, M.Pd, peneliti pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kelompok Riset Agama dan Multikulturalisme. Sesi ini akan dipandu oleh moderator Yuli Varananda Hasibuan, M.Pd.
Dengan mengusung topik “Etnobotani Karo: Kajian Tumbuhan Obat Lokal Sumatera Utara”, kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan tradisional masyarakat Karo dalam pemanfaatan tanaman sebagai obat alami. Selain itu, sesi ini juga menyoroti peran kearifan lokal dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami keterkaitan antara budaya, ekologi, dan kesehatan, serta memperoleh wawasan tentang pentingnya pelestarian pengetahuan tradisional di tengah perkembangan ilmu pengetahuan modern.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
📅 Jumat, 5 Juni 2026
⏰ 09.00–10.30 WIB
💻 Zoom Meeting
Sesi ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan perspektif akademik dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa Tadris Biologi terhadap peran etnobotani dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Program Studi Tadris Biologi mengundang seluruh mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini guna memperkaya wawasan tentang hubungan antara budaya, keanekaragaman hayati, dan pengobatan tradisional melalui lensa etnobotani Karo.
